Chhatrapati Shivaji Maharaj International Airport
Embed This Widget
Add the script tag and a data attribute to embed this widget.
Embed via iframe for maximum compatibility.
<iframe src="https://airportfyi.com/iframe/entity//" width="420" height="400" frameborder="0" style="border:0;border-radius:10px;max-width:100%" loading="lazy"></iframe>
Paste this URL in WordPress, Medium, or any oEmbed-compatible platform.
https://airportfyi.com/entity//
Add a dynamic SVG badge to your README or docs.
[](https://airportfyi.com/entity//)
Use the native HTML custom element.
Location
Airport Information
Runways
| Ident | Length | Width | Surface | Lighted |
|---|---|---|---|---|
| 09/27 | 11.511 ft (3.509 m) | 197 ft | ASP | Yes |
| 14/32 | 9.419 ft (2.871 m) | 148 ft | ASP | Yes |
Departures
Mumbai Panduan Kota
Semua bandara yang melayani Mumbai
Nearby Airports
Indira Gandhi International Airport
New Delhi
Chennai International Airport
Chennai
Kempegowda International Airport Bengaluru
Bengaluru
Netaji Subhash Chandra Bose International Airport
Kolkata
Rajiv Gandhi International Airport
Hyderabad
Cochin International Airport
Kochi
Calicut International Airport
Calicut
Sardar Vallabh Patel International Airport
Ahmedabad
Thiruvananthapuram International Airport
Thiruvananthapuram
Pune International Airport
Pune
Tentang Chhatrapati Shivaji Maharaj International Airport
Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj adalah bandara utama yang melayani Mumbai, kota terbesar dan ibu kota keuangan India. Terletak di pinggiran kota Santacruz di Mumbai utara, sekitar 20 kilometer dari distrik bisnis Nariman Point, bandara ini awalnya dibangun pada tahun 1942 sebagai lapangan udara militer selama Perang Dunia II. Terminal 2 (T2) yang selesai pada tahun 2014 adalah mahakarya arsitektur yang dirancang oleh Skidmore, Owings & Merrill (SOM), menampilkan struktur kolom berlapis yang terinspirasi jali dan galeri seni yang mengkurasi lebih dari 3.000 artefak. Bandara ini merupakan hub utama Air India, Vistara, dan IndiGo. Dua landasan pacu yang bersilangan (09/27 dan 14/32) menghadirkan tantangan operasional yang signifikan, karena hanya satu landasan pacu yang dapat digunakan pada satu waktu. Bandara Mumbai menangani lebih dari 50 juta penumpang per tahun, menjadikannya bandara tersibuk kedua di India.